Mendefinisikan Perguruan Tinggi Idaman

==================================================
MY NEW BLOG : http://blog.frc.my.id/
Keyword : Mendefinisikan Perguruan Tinggi Idaman, Interaksi Manusia Komputer, [Intro] Mata Kuliah "Interaksi Manusia dan Komputer"
==================================================

Kalau ngomongin masalah "Perguruan Tinggi Idaman", saya mungkin bisa sekalian curhat melalui kontes ini. Karena ini artikel untuk mengikuti "Lomba Blog UII".

Kontes dan Curhat ? Maksudnya ?

Karena kontes ini salah satu tujuan yaitu "Untuk menemukan pandangan yang komprehensif mengenai perguruan tinggi yang menjadi idaman masyarakat Indonesia", dimana "Tulisan diharapkan memberikan ide-ide kreatif dan inovatif yang dapat menjadi inspirasi bagi calon mahasiswa, mahasiswa maupun para pengelola perguruan tinggi."

Saya tidak terlalu mengharapkan bisa memenangkan hadiah dari kontes ini,  Tapi kalau bisadapat, Alhamdulillah. Kan lumayan ^_^

Lalu ?
Saya tertarik untuk memberikan ide-ide kreatif dan inovatif. Karena saya yang sekarang masih duduk di kelas 10 di SMA 31 Jakarta, berharap ketika nanti saya menginjak waktu kuliah saya dapat menemukan Perguruan Tinggi Idaman yang seperti saya idamkan.

Saya belum menemukan Perguruan Tinggi Idaman yang seperti saya idamkan di Indonesia. Karena saya orangnya bisa dikatakan ber-IQ rendah. Saya bukan pesimis, tapi menurut saya fokus ke satu bidang itu lebih baik dibandingkan banyak bidang.
Kenapa ?
Saya bercita-cita di bidang IT. Impian saya yaitu bisa membangun perusahaan IT yang nanti bisa menjadi salah satu kompetitor berat di antara perusahaan IT besar seperti Microsoft dan Google. Saya sekarang lebih fokus ke web design terlebih dahulu. Saya sering kali ketinggalan pelajaran di sekoalah karena ini. Tapi yang saya takutkan, saya tidak bisa masuk Perguruan Tinggi Idaman yang seperti saya idamkan karena tes masuknya harus IPA dan atau IPS. Yang menjadi pertanyaan, kenapa IPA dan atau IPS ? Apakah bidang lain bisa dibagi menjadi 2 itu saja, sehingga orang yang mengidamkan jurusan yang gak ada kaitan sama IPA dan atau IPS harus menguasai 2 ini agar bisa masuk Perguruan Tinggi.
Merugikan ?
Jika tes hanya dibagi menjadi 2, IPA dan atau IPS, maka akan merugikan pihak-pihak tertentu. Saya akan mengilustrasikannya dalam sebuah cerita. Ada 2 orang yang akan masuk jurusan IT (anggap saja A dan B). Kemudian mereka mengikuti tes, si A orang yang jago di bidang IT, bahkan si B jauh ketinggalan. Tapi si B adalah orang yang jago IPA, dan si A jauh tertinggal di dalam hal IPA. Sedangkan persyaratan, masuk IT harus tes IPA. Dan hasilnya, si A yang jago IT justru gagal dan si B berhasil. Padahal yang lebih memiliki potensi ya si A yang jago IT sehingga potensinya bisa lebih dikembangkan.
Harapan ?
Saya harap, ketika nanti saya menginjak waktu kuliah, semua jurusan di akui. Di mana jika jurusan IT, maka tesnya IT. Dan jika masuk bahasa, maka tesnya bahasa, dan sebgainya. Sehingga kita bisa lebih fokus agar bisa mencapai titik masikmal di satu bidang yang kita pilih. Fokus ke satu itu lebih baik daripada lebih tapi tak bisa fokus. Kalau tidak bisa fokus, maka itu akan sangat menyusahkan, membuat jadi bingung harus mempelajari yang mana. Mempelajari lebih dari satu ibaratkan minum es krim dalam berbagai rasa sekaligus, ada es krim cokelat, vanilla, strawberry dan lainnya yang kita minum sekaligus. Tentu orang-orang tertentu yang bisa melakukan itu, dan tidak banyak yang bisa meminumnya sekaligus. Sehingga yang tidak bisa akan mual dan pengen muntah. Saya rasa pembaca dapat mengerti apa yang saya maksud.

Sekian, semoga ide saya dapat dipertimbangkan ^_^ saya berharap ketika nanti saya menginjak waktu kuliah saya dapat menemukan Perguruan Tinggi Idaman yang seperti saya idamkan ^_^
MyFreeCopyright.com Registered & Protected
Jangan Asal Copy Paste, Anda Boleh Copy Paste Artikel "Mendefinisikan Perguruan Tinggi Idaman" dengan Menyertakan Sumbernya http://www.franco.web.id/2010/01/mendefinisikan-perguruan-tinggi-idaman.html, Terima Kasih.!!!
fb

20 Comments:

leader-street said...

info menarik..n sukses buat kompetisi blognya

muhrochim said...

Baguz,,ng0m0ng2 soal ipa aq juga anag ipa hlo, klz 3. Tp salud bwt km deg. Br klaz 1 udah bs bikin blog, web desi9n.

Tp,, u/ pnjurusan y mmng bgtu. Gak iso xg mbug mksud nhu. Hla truz ap gunane skola jrSn xg ipa xlo tez e ng9ur tik tog?

Franco Escobar said...

@ leader-street : thanks...
@ muhrochim : makanya ? apa gunanya ? sedangkan kl SMK mgkin ada jurusan TIk, tp tetep ja ntar IPa jg pas tes... jadi bingung khan mau pilih yg mana ? skali lg fokus ke satu lbh baik.. dan bisa merugikan org yg gak pandai ipa tp jago tik takutnya kl tes hrs ipa but yg tik....

Jaka Utama said...

izin nyimak dlu sob :m:
cendol dateng neh :n:

moneygesture.com said...

Nice blog...

nowGoogle.com Adalah Multiple Search Engine Popular said...

Iya.. setuju sobat.. kok anak SMK jurusan IT tesnya IPS .. mana nyambung.. walah..

Franco Escobar said...

@ nowGoogle.com Adalah Multiple Search Engine Popular : IT bukannya IPA ya ??? tergantung sih, emg ada ips jg..

Franco Escobar said...

@moneygesture.com : thanks..

Bang Salom said...

wow, keren ya artikelnya...
kasih comen balik dong..

Maz_sandy said...

Oke friends.. seepp :10:

Anonymous said...

"Jika tes hanya dibagi menjadi 2, IPA dan atau IPS, maka akan merugikan pihak-pihak tertentu. Saya akan mengilustrasikannya dalam sebuah cerita. Ada 2 orang yang akan masuk jurusan IT (anggap saja A dan B). Kemudian mereka mengikuti tes, si A orang yang jago di bidang IT, bahkan si B jauh ketinggalan. Tapi si B adalah orang yang jago IPA, dan si A jauh tertinggal di dalam hal IPA. Sedangkan persyaratan, masuk IT harus tes IPA. Dan hasilnya, si A yang jago IT justru gagal dan si B berhasil. Padahal yang lebih memiliki potensi ya si A yang jago IT sehingga potensinya bisa lebih dikembangkan"


bukankah itu yang salah masalh personal nya sendiri??? kalo dia jago IT dan dia pengen ambil IT di kuliah...seharusnya dia sudah mempersiapkan untuk meraih apa yang dia inginkan...???

ganti, saya kasih logika:

seseorang pengen masuk polisi, dia seharusnya mempersiapkan diri untuk menempa fisik yang bagus...meskipun dia jago nembak dan tau tata tertib lalu lintas...karna memang persyaratan masuk nya seperti itu...

syarat itu bukan untuk merugikan pihak pihak, bukankah malah memberi pandangan yang lebih mengerucut tentang apa yang bakal dia pelajari??? :D

DidierDKW said...

GAK NGERTI SOAL'E BELOM BACA WKWKWKWKWKWKKWK

lukman said...

@Anonymous

thats right..

Franco Escobar said...

@Anonymous : makasih... tp khan yg lbh berpotensi di bidangnya yg sharusnya dikembangkan ??? terserah deh...

bang salom said...

selamat dan sukses ya atas keikutsertaannya dalam lomba blog UII dengan tema: perguruan tinggi idaman
Mampir dan comen balik ya mas

saidialhady said...

wah keren mas artikelnya. komentar balik ke perguruan tinggi idaman saya

Team Ronggolawe said...

Berkunjung menjalin relasi dan mencari ilmu yang bermanfaat. Sukses yach ^_^
Salam dari teamronggolawe.com

Goyang said...

analisisnya mantap dan sistematis bos

heryanto said...

mangstabs...

waroeng coffee said...

harapanmu bagus dek, cuma kenapa dibagi IPA dan IPS itu karena dasar dari semua cabang ilmu/keahlian yg ada didunia ini adalah IPA dan IPS, artinya untuk menjadi seorang ahli IT kamu juga harus belajar IPA atau IPS, tanpa itu kamu akan hanya menjadi "pekerja" bukan menjadi "pengusaha" seperti yg kamu impikan :)

Post a Comment

Followers

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More